Cara membuat tie dye tidaklah rumit dan Anda bisa mencoba membuatnya sendiri. Kain tie dye merupakan salah satu seni menghias pakaian dengan menggunakan tinta untuk menghasilkan sebuah pola yang unik dan menarik. Tie dye adalah istilah modern yang diciptakan untuk menyebut teknik pewarnaan yang meliputi pelipatan, pemutaran, dan pengikatan kain menggunakan tali atau karet.

History Tie-Dye

Orang-orang meyakini bahwa Amerika lah penemunya, faktanya bukan Amerika yang menemukan terlebih dahulu. Contoh paling awal dari motif tie dye ditemukan di Peru pada tahun 500. Desain-desain pada kain tersebut meliputi lingkaran dan garis kecil dengan warna terang seperti merah, kuning, biru, dan hijau.

Cina dan Jepang telah mengembangkan teknik ini pada abad keenam. Sutra telah ditemukan dan merupakan bahan yang cocok untuk teknik pewarnaan ini. Tak hanya di Asia Timur, teknik ini juga menyebar ke Asia Tenggara. Di Jepang, teknik ini disebut dengan shibori, sedangkan di Indonesia disebut dengan teknik jumputan. Teknik shibori menggunakan cara pengikatan pada kayu yang dikencangkan dengan tali atau benang.

Saat ini, teknik pewarnaan ini menggunakan pewarnaan sintetik yang mudah digunakan, tahan lama, dan cepat mewarnai. Namun, diawal ditemukannya teknik ini, para pengrajin menggunakan pewarna alami yang diekstrak dari alam.

Sumber pewarna tersebut meliputi akar-akaran, buah beri, bunga, dan dedaunan. Hingga saat ini, bahan-bahan tersebut masih digunakan oleh pengrajin yang mendukung pewarnaan dan fashion organik.

Kain yang digunakan untuk pewarnaan biasanya menggunakan kain dari bahan alami. Hal ini karena kain alami akan menahan warna lebih baik dibandingkan kain sintetis.

Tie dye dikenal di dunia barat pada tahun 1909 oleh seorang profesor Colombia University. Walaupun shibori dan jumputan sering digunakan di negara barat sebelum 1960, namun teknik dan motif ini baru terkenal pada tahun 1960 saat dipakai oleh rockstar Janis Joplin.

Yak, itulah histori singkat kain tie-dye. Dengan harga bahan yang relative murah dan cara pembuatannya yang dibilang tidak rumit, hal yang wajar bila kain tie-dye menjadi tren sekarang. Selain itu, motif tie dye menjadi simbol anti-konflik, pemahaman, dan perdamaian.

 

History Kain Tie Dye dan Perkembangannya
Ditag pada:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.